Jumat, 22 Mei 2015

KADANGKALA

Ada satu jilid dalam hidup...
Bisa saja dijadikan sebuah buku...
Agar disetiap harinya dapat dibaca...
Dapat dipeluk erat hingga bermimpi...
Dapat ditatap semaunya hingga tersenyum...
Dapat disimpan hingga sanubari menjadi saksi...

Tapi...

Segalanya hanya mampu dirasa...
Segala yang dilalui tidak mampu diungkapkan dengan sepatah kata...
Tak semua kisah kita mampu dipahami manusia...
Tak semua kisah kita dilalui oleh semua orang....

Kadangkala...

Tuhan berbuat sedemikian rupa...
Bukan untuk menyiksa hambanya...
Tapi untuk kita agar senantiasa belajar dari segala kenangan kita bersama manusia...

Biar kenangan itu, dipahat dalam tiupan doa...
Biar ia bersifat kekal, hingga sampai nafas diujung nyawa...

Sharing Poem, Poetry.
Sabtu, Mei 23, 2015.

KENAPA HARUS MENUJU MASJID

Perjalanan terjauh dan terberat ialah perjalanan menuju masjid...
Betapa banyak orang yg kaya raya, tapi tak sanggup untuk mengerjakannya...
Jangankan sehari lima waktu, seminggu sekali pun terlupa...
Tidak jarang pula seumur hidup, tidak pernah singgah ke sana...

Orang pintar dan pandai pun sering tidak mampu melakukannya...
Walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga ke universitas di Eropa, Australia ataupun Amerika...
Mampu melangkahkan kaki ke Jepang, Cina dan Korea dengan semangat yang membara...
Namun ke masjid, tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh, walaupun telah bergelar profesor, Doctor ataupun Filsafat..

Maka berbahagialah bagi seseorang yang telah terbiasa melangkahkan kaki ke masjid...
Karena Baginya, sejauh manapun melangkahkan kaki, tidak ada perjalanan yang paling dibanggakan selain perjalananmu menuju masjid...

Biar aku beritahu sebuah rahasia...

Sejatinya perjalanan ke masjid ialah perjalanan untuk menemui Rabbmu...
Itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabi serta perjalanan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabbnya...

Maka lakukanlah walaupun harus merangkak dalam gelapnya subuh, walaupun harus kepanasan menjelang dzuhur tiba...
Semua itu demi mengenal Rabbmu, Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang...

Wallahu a’lam bishawab...