Ada rindu yang tak bisa dijelaskan dengan alasan. Ada ingatan yang bukan dari dalam kepala.
Di warung ini, dan di tempat itu. Kita pernah duduk sebangku beradu tawa dan juga rindu.
Di taman ini, dan di sudut sana. Kita pernah duduk berdampingan saling menyatukan lengan masing-masing, lenganku untukmu dan lenganmu untukku.
Itulah rindu, rinduku yang jatuh bersama dengan hujan yang tak lagi bersamamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar